+6221–3503142 secretariat@cisfed.org

Selamat Datang

Di Website Resmi Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development (CISFED)

Farouk Abdullah Alwyni

Ketua Dewan Pembina Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development

“Mari dukung kami untuk membangun Indonesia dan dunia yang lebih adil, lebih beretika dan lebih manusiawi”

 

Jurnal EkonomiKa

Jurnal Paradigma Islam di Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan

 

Bersama mari kita bangun Indonesia dan dunia yang lebih adil, lebih beretika, dan lebih manusiawi

Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development

CISFED di-didirikan secara informal di awal tahun 2009 sebagai sebuah wadah diskusi terkait ekonomi dan keuangan Syariah. Di-dalam CISFED berkumpul para pemikir, professional, dan pengusaha Muslim yang perduli terhadap tantangan-tantangan pembangunan di negara-negara berkembang secara umum dan Indonesia secara khusus. CISFED juga perduli terhadap tantangan-tantangan yang menghadapi negara-negara maju seperti isu-isu terkait pembangunan yang bekelanjutan (sustainable development), perubahan iklim (climate change), siklus krisis keuangan (cyclical financial crisis), dan yang lain-nya.

Ketika memonitor isu-isu pembangunan global, CISFED percaya dengan konsep bahwa perubahan di mulai dari rumah sendiri (change begins at home). Kita mungkin boleh berfikir global, tetapi kita perlu melakukan aksi secara lokal (think globally, act locally). Dengan demikian, kita melihat kebutuhan yang serius untuk terjadinya perubahan yang mendasar di Indonesia, baik secara politik, ekonomi, dan sosial. Masyarakat Indonesia berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, kondisi politik, ekonomi, hukum, dan birokrasi Indonesia perlu di benahi agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Ada kebutuhan untuk memberikan substansi yang lebih terhadap proses demokrasi di Indonesia.

Demokrasi jangan hanya di pahami sekedar sebagai pemilihan umum (pemilu) tanpa perubahan mendasar dari gaya pemerintahan. Lebih dari itu, demokrasi harus menciptakan perbaikan institusi dan dapat mentransformasikan pemerintahan menjadi sebuah entitas pelayanan yang akan melayani dan melindungi masyarakat secara lebih baik. Adalah di yakini bahwa pembangunan ekonomi yang sukses dan mengakar yang dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran untuk mayoritas rakyat hanya dapat terjadi ketika institusi politik, birokrasi, dan hukum di reformasi lebih jauh lagi.

Dengan demikian, CISFED tampil untuk mempromosikan pendekatan-pendekatan multi-disiplin terhadap isu-isu pembangunan dan kemajuan di Indonesia berdasarkan Islamic world-view. Dorongan untuk mengkontribusikan sesuatu untuk pembangunan dan kemajuan di Indonesia dan dalam waktu yang sama mempromosikan pemikiran-pemikiran Islam di area keuangan, ekonomi, dan pembangunan sekali lagi menciptakan kebutuhan bagi para pendiri CISFED untuk merevitalisasi entitas yang ada di tahun 2013/14 dengan membentuk badan hukum permanen dalam bentuk Yayasan.

Aktivitas

Focus Group Discussion: Islamic Finance Development: Rethinking the opportunities and Challenges

Perbankan Syariah masih menjadi benchmark bagi industri keuangan Syariah, baik di lingkup nasional maupun global. Di Indonesia, pangsa pasar...

Ketua Dewan Pembina CISFED dalam Info Session Pelatihan CIMA-AIC

The Chartered Institute of Management Accountants (CIMA), peraih predikat institusi pelatihan terbaik tahun 2015 pada Islamic Business Finance...

Ketua Dewan Pembina CISFED Sebagai Pemateri dalam Mastering Islamic Finance, Kemenkeu RI

Ketua Dewan Pembina CISFED, Farouk Abdullah Alwyni, kembali memberikan pelatihan 'Mastering Islamic Finance' di Kementerian Keuangan Republik...

Presentasi Ketua Dewan Pembina CISFED dalam Kegiatan Sugima

Ketua Dewan Pembina CISFED, Farouk Abdullah Alwyni, menyampaikan presentasi dengan tema “Islamic Finance & Financial Inclusion” di Jakarta, 10 Mei...

Blog

Demokrasi Asesoris Ancaman Serius Bagi Indonesia

Berikut adalah  berbagai liputan media online atas pernyataan pers Ketua Dewan Pembina CISFED terkait 'Persoalan Demokrasi Aksesoris.’ Pernyataan...

Pengelolaan Investasi untuk Dana Haji Indonesia

Berikut adalah  berbagai liputan media online atas pernyataan pers Ketua Dewan Pembina CISFED terkait pengelolaan investasi Dana Haji Indonesia. Isi...

Krisis Qatar, Peran Indonesia, & Kebutuhan Penyelesaiannya

Berikut berbagai liputan media online atas pernyataan pers Chairman Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development (CISFED)...

Kenangan Terhadap Pak Karnaen Perwataatmadja

  Bapak Karnaen Anwar Perwataatmadja telah meninggalkan kita semua pada hari Senin dini hari Pukul 03.53 pagi di Rumah Sakit Premier Bintaro,...

PUBLIKASI

An Update on the Indonesian Islamic Banking Industry

As of July 2017, the market share of the Islamic banking industry in Indonesia stood at 5.7% of the total banking industry, recording a continuing,...

Concepts in Islamic Economics Revisited: The Case of Poverty

This paper aims to explore the use of the western-ethno centric concept in Islamic economics with special reference to the concept of poverty. As in...

Philosophical Foundations of Islamic Development: Khurshid Ahmad’s Conception Revisited

One earliest work on philosophical foundation of Islamic development that perhaps could now be regarded as a classical conception is undoubtedly the...

Islamic Economics Revisited: Recontemplating Unresolved Structure and Assumptions

After decades of its birth, Islamic Economics has undoubtedly gaining its strength. However, it could not to be regarded as yet, inevitably, as...

GALERI KEGIATAN

“Kami percaya pengembangan pemikiran berbasis paradigma Islam diperlukan saat ini dan CISFED siap berkontribusi di area tersebut” Farouk Abdullah Alwyni

Ketua Dewan Pembina, Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development

Share This