+6221–3503142 secretariat@cisfed.org

Pada hari Rabu, 8 Juni 2016, Chairman CISFED, Farouk Abdullah Alwyni, dalam kapasitas-nya sebagai anggota Dewan Penasihat Forum Akademisi Indonesia (FAI) bersama dengan H. Naba Aji Notoseputro, Eni Heni Hermaliani MM, M. Kom, dan Syahrudim Sukeni S. Sn masing-masing selaku Dewan Pelindung, Ketua Umum, dan Ketua Bidang Humas dan Hubungan Antar Kelembagaan FAI.

 

Delegasi FAI di terima oleh:  Aat Surya Syafaat‎ (Editor in Chief/Direksi Antara); Bambang Purwanto (Kepala Divisi Pemberitaan Internasional dan Ekonomi) dan Anom Prihantono (Journalist).

 

Dalam pertemuan tersebut beberapa point yang di bahas di antara-nya adalah:

  1. Latar belakang pendirian FAI yang perduli terhadap persoalan-persoalan sosial, ekonomi, dan politik bangsa, yang ingin menempatkan akademisi bukan sekedar berada di menara gading, tetapi bagian dari gerakan untuk perubahan bangsa dan negara menjadi lebih baik dan maju;

 

  1. Persoalan terkait isu-isu yang pernah di bahas dalam seminar pertama FAI, yang berjudul ‘Ekonomi Syariah sebagai Solusi Ekonomi Rakyat’, di mana pada saat itu Chairman CISFED menyampaikan bahwa ada faktor-faktor non-ekonomi dan keuangan ‎tetapi berpengaruh penting bagi ekonomi dan keuangan, yang di antara-nya adalah upaya menegakkan pemerintahan yang bersih, kebutuhan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk bisnis (debirokratisasi dan deregulasi), efisiensi pengeluaran belanja rutin di APBN yang di antaranya adalah dengan rasionalisasi PNS dan penerapan ‘performance management’ bagi PNS, dan penegakan hukum. Di samping juga kebutuhan menciptakan sistim perpajakan yang kompetitif dan tidak memberatkan dalam rangka memacu investasi dan daya beli domestik. Kenyataan-nya Pemerintah saat ini mulai melihat arti penting point-point di atas dengan mulai mewacanakan penurunan pajak bagi korporasi dan individu, meningkatkan rangking Indonesia dalam laporan World Bank terkait ‘the Ease of Doing Business’, dan terakhir isu rasionalisasi dan peningkatan PNS mulai mengemuka.

 

  1. Persoalan terkait upaya untuk peningkatan pangsa pasar keuangan Syariah yang dapat di lakukan di antaranya dengan fiskal insentif, deregulasi, dan pengembangan kesadaran masyarakat untuk mulai sadar akan arti penting melakukan kegiatan keuangan dan ekonomi-nya sesuai dengan Syariah. Reportase singkat terkait hal ini dapat di buka di link berikut :  http://cisfed.org/kebijakan-efektif-untuk-keuangan-syariah/

 

  1. Persoalan terkait isu Komunisme yang seakan muncul kembali dan perlu di cermati oleh semua pihak. ‎Isu terkait hal ini dapat di lihat di link berikut : http://cisfed.org/fai-pelarangan-buku-komunis-belum-sentuh-masalah/

 

Secara umum Kantor Berita Antara dan FAI sepakat untuk membangun sinergi lebih jauh dalam kerangka peningkatan demokrasi Indonesia yang lebih berkualitas dan mencerdaskan bangsa.

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

Share This